banner 728x250
Daerah  

Mendikdasmen Puji Kreativitas Sekolah di Bali dalam Mengolah Sampah

banner 120x600
banner 468x60

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti memberikan apresiasi terhadap kreativitas sekolah-sekolah di Bali dalam mengelola sampah menjadi produk bernilai guna. Menurutnya, inovasi yang dilakukan tidak hanya mendukung pelestarian lingkungan, tetapi juga menjadi contoh pendidikan karakter dan budaya ramah lingkungan yang diterapkan sejak dini.

Pujian tersebut disampaikan Abdul Mu’ti saat menghadiri Denpasar Education Festival 2026 di Denpasar, Bali, Kamis (7/5). Dalam sambutannya, ia mengaku terkesan dengan berbagai inovasi yang dilakukan sekolah-sekolah di Bali dalam pengelolaan sampah berbasis pendidikan dan kreativitas siswa.

banner 325x300

Mendikdasmen menilai sekolah-sekolah di Bali tidak hanya menerapkan konsep reduce, reuse, dan recycle, tetapi juga mengembangkan konsep reproduce dalam pengolahan sampah. “Saya terus terang saja terkesima oleh sekolah-sekolah di Bali yang mampu mengolah sampah menjadi produk-produk yang bermanfaat,” ujarnya. Pendekatan ini dinilai mampu memberikan nilai tambah sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan pelajar.

Konsep 4R (reduce, reuse, recycle, dan reproduce) menurut Abdul Mu’ti menjadi langkah penting dalam membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan pendidikan. Dengan pendekatan tersebut, siswa tidak hanya diajarkan mengurangi dan mendaur ulang sampah, tetapi juga mengubah limbah menjadi produk baru yang memiliki manfaat ekonomi maupun sosial.

Pemerintah berharap inovasi serupa dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah di daerah lain. Selain mendukung kebersihan lingkungan, program pengelolaan sampah berbasis pendidikan juga dinilai mampu membentuk karakter generasi muda yang kreatif, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap keberlanjutan lingkungan.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *