Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan komitmen pemerintah untuk menuntaskan penanganan kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, pada pekan ini. Upaya pemadaman dilakukan dengan mengerahkan 540 personel gabungan dari berbagai unsur.
Plh. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Dodi Yuleova, mengatakan ratusan personel tersebut dikerahkan untuk melakukan pemadaman langsung, pemantauan titik api, patroli kawasan, serta penyekatan guna mencegah api meluas ke area lainnya.
Hingga Rabu (12/8), personel yang terlibat terdiri dari berbagai unsur, yakni 305 personel TNI Angkatan Darat, 24 personel TNI Angkatan Laut, 49 personel Polri, 58 personel BPBD gabungan antarwilayah, 19 personel Perhutani, 35 personel Balai Besar TNBTS, enam personel pemadam kebakaran, serta 44 relawan.
Pengerahan kekuatan dalam jumlah besar tersebut menunjukkan upaya penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur pemerintah, aparat keamanan, pengelola kawasan, petugas kebencanaan, hingga masyarakat. Selain fokus pada pemadaman, petugas juga melakukan pemantauan untuk memastikan tidak muncul kembali titik api yang dapat memperluas wilayah terdampak.
BNPB menegaskan bahwa seluruh upaya tersebut diarahkan untuk mempercepat pemadaman sekaligus melindungi kawasan konservasi TNBTS dari dampak kebakaran. Koordinasi lintas instansi terus diperkuat agar penanganan dapat berlangsung efektif dan kondisi kawasan segera kembali aman.



















