banner 728x250
Daerah  

Kunjungan Wisatawan Meningkat di Dua Desa Wisata Bali Saat Libur Nyepi dan Lebaran 2026

banner 120x600
banner 468x60

Forum Komunikasi Desa Wisata (Forkom Dewi) Bali mencatat adanya peningkatan signifikan jumlah kunjungan wisatawan di dua desa wisata selama momentum libur panjang Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri 2026. Lonjakan ini menunjukkan bahwa minat wisatawan terhadap destinasi berbasis desa wisata di Bali tetap tinggi, terutama pada periode libur panjang yang dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata bersama keluarga. Peningkatan kunjungan ini juga menjadi indikator positif bagi pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata berbasis komunitas di Bali.

Ketua Forkom Dewi Bali, Made Mendra Astawa, menjelaskan bahwa tren kenaikan jumlah wisatawan mulai terlihat sejak sehari sebelum Hari Raya Nyepi dan terus berlanjut hingga beberapa hari setelahnya. Dalam keterangannya di Denpasar pada Rabu (25/03), ia menyebutkan bahwa pergerakan wisatawan cukup merata dan menunjukkan peningkatan yang konsisten selama periode libur berlangsung. Hal ini mencerminkan bahwa desa wisata semakin menjadi pilihan alternatif bagi wisatawan yang mencari pengalaman berbeda dari destinasi wisata konvensional.

banner 325x300

Selama periode libur Lebaran, dua desa wisata tersebut tercatat menerima kunjungan sekitar 2.000 hingga lebih dari 4.000 wisatawan per hari. Angka ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan dengan hari biasa yang rata-rata hanya mencapai 1.000 hingga 2.000 pengunjung per hari. Lonjakan ini menunjukkan adanya peningkatan dua kali lipat dari kondisi normal, yang turut berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat lokal di sekitar kawasan desa wisata.

Peningkatan jumlah wisatawan ini tidak terlepas dari daya tarik desa wisata yang menawarkan pengalaman berbasis budaya, alam, serta interaksi langsung dengan kehidupan masyarakat lokal. Wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga dapat merasakan kearifan lokal, tradisi, serta aktivitas khas desa yang memberikan pengalaman yang lebih autentik. Faktor ini menjadi nilai tambah yang membuat desa wisata semakin diminati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.

Forkom Dewi Bali menilai momentum libur panjang seperti Nyepi dan Idul Fitri menjadi peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan desa wisata sebagai salah satu pilar penting dalam industri pariwisata Bali. Dengan meningkatnya jumlah kunjungan, diharapkan desa wisata dapat terus berkembang secara berkelanjutan, baik dari sisi pengelolaan, kualitas layanan, maupun pemberdayaan masyarakat lokal. Tren positif ini juga menjadi dorongan bagi pengembangan destinasi wisata berbasis komunitas yang lebih inklusif dan berdaya saing di masa mendatang.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *