
Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali memastikan bahwa lalu lintas pada jalur penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk tetap berjalan lancar tanpa adanya kemacetan signifikan selama periode libur panjang Tahun Baru Imlek 2026. Kondisi ini menjadi indikator positif terhadap stabilitas mobilitas kendaraan yang keluar-masuk Pulau Bali melalui jalur darat dan penyeberangan laut, khususnya menjelang puncak perayaan Imlek yang jatuh pada pertengahan Februari. Kelancaran arus transportasi di titik masuk utama tersebut dinilai penting dalam menjaga konektivitas logistik serta pergerakan masyarakat selama momentum libur nasional.
Kepala Dishub Provinsi Bali, I Kadek Mudarta, menyampaikan bahwa hingga pertengahan Februari tidak ditemukan antrean panjang maupun kepadatan lalu lintas di pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk. Ia menjelaskan bahwa kondisi kemacetan umumnya terjadi pada periode arus mudik Lebaran, ketika volume kendaraan meningkat secara signifikan dalam waktu singkat. Sebaliknya, selama libur Imlek tahun ini, peningkatan mobilitas kendaraan masih berada dalam ambang batas normal sehingga tidak menimbulkan gangguan terhadap kelancaran arus lalu lintas di kawasan pelabuhan maupun akses jalan menuju titik penyeberangan.

Lebih lanjut, situasi lalu lintas yang relatif terkendali tersebut tercermin dari data volume kendaraan yang keluar-masuk Bali menjelang puncak libur Imlek pada Minggu, 15 Februari 2026. Berdasarkan catatan Dishub, jumlah kendaraan yang melintas selama periode tersebut tidak menunjukkan lonjakan drastis dibandingkan dengan rata-rata harian pada awal bulan Februari. Stabilitas ini menunjukkan bahwa distribusi pergerakan masyarakat selama masa libur berlangsung secara merata, tanpa adanya konsentrasi mobilitas dalam waktu tertentu yang berpotensi memicu kepadatan lalu lintas di jalur utama penyeberangan.
Secara kumulatif, rata-rata kendaraan yang masuk ke Bali selama periode 1 hingga 15 Februari 2026 tercatat sebanyak 5.557 unit per hari. Angka tersebut terdiri dari 1.544 unit kendaraan roda dua serta 4.013 unit kendaraan roda empat yang melintas melalui Pelabuhan Gilimanuk. Data ini mencerminkan pola mobilitas yang masih sejalan dengan kondisi operasional harian, sehingga tidak memerlukan penerapan rekayasa lalu lintas tambahan atau intervensi manajemen arus kendaraan secara khusus dari pihak berwenang.
Sementara itu, pada puncak arus kedatangan menjelang perayaan Imlek yang terjadi pada 15 Februari 2026, volume kendaraan yang masuk ke Bali tercatat sebanyak 6.788 unit. Meskipun mengalami peningkatan dibandingkan rata-rata harian, jumlah tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan tidak berdampak signifikan terhadap kelancaran lalu lintas di kawasan pelabuhan. Dengan kondisi tersebut, Dishub Provinsi Bali optimistis bahwa pengelolaan arus kendaraan selama periode libur panjang Imlek dapat terus berjalan secara efektif, tanpa menimbulkan hambatan berarti bagi pengguna jasa penyeberangan maupun masyarakat umum yang melakukan perjalanan lintas wilayah.

















