banner 728x250
Daerah  

FKSPA Besakih Lakukan Skrining Plastik Sekali Pakai Selama IBTK 2026

banner 120x600
banner 468x60

Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung (FKSPA) Besakih menerapkan langkah preventif dengan melakukan skrining penggunaan plastik sekali pakai selama pelaksanaan upacara besar Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) 2026 di Pura Agung Besakih. Kebijakan ini bertujuan menjaga kesucian kawasan pura sekaligus mengurangi potensi timbulan sampah plastik yang dapat mencemari lingkungan selama berlangsungnya upacara keagamaan berskala besar tersebut.

Humas Badan Pengelola FKSPA Besakih, I Putu Murdiana Jaya, menjelaskan bahwa skrining ini dilakukan sebagai upaya pencegahan sejak awal agar kawasan suci tetap bersih dari sampah plastik sekali pakai. “Skrining ini merupakan langkah preventif yang kami lakukan untuk memastikan Pura Agung Besakih bersih dari sampah plastik sekali pakai,” ujarnya dalam keterangan di Denpasar, Selasa (7/4). Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen pengelola dalam mendukung kebijakan pengurangan plastik di Bali.

banner 325x300

Proses pemantauan dilakukan secara langsung kepada para pemedek yang hendak melaksanakan persembahyangan di kawasan pura. Setiap pengunjung yang memasuki area tertentu akan diperiksa oleh petugas untuk memastikan tidak membawa atau menggunakan plastik sekali pakai. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran umat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan suci.

Skrining difokuskan di Pos Manik Mas, yang menjadi salah satu titik utama akses bagi pemedek menuju area pura. Di lokasi ini, petugas melakukan pemeriksaan satu per satu terhadap barang bawaan pengunjung. Jika ditemukan penggunaan plastik sekali pakai, pemedek akan diarahkan untuk menggantinya dengan wadah atau perlengkapan yang lebih ramah lingkungan sebelum melanjutkan perjalanan menuju area persembahyangan.

Dengan penerapan kebijakan ini, FKSPA Besakih berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan selama pelaksanaan IBTK 2026. Selain menjaga kesucian kawasan pura, langkah ini juga menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat untuk mengurangi ketergantungan terhadap plastik sekali pakai. Upaya kolaboratif antara pengelola dan umat diharapkan mampu mendukung pelestarian lingkungan sekaligus menjaga nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam upacara keagamaan tersebut.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *