banner 728x250
Daerah  

Hujan Lebat Sebabkan Genangan dan Banjir di Sejumlah Titik Kuta, Polisi Lakukan Pengamanan dan Penanganan

banner 120x600
banner 468x60

Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kuta dan sekitarnya pada Minggu (14/12) mengakibatkan terjadinya genangan air hingga banjir di sejumlah titik yang masuk dalam wilayah hukum Polsek Kuta. Kondisi tersebut terjadi sejak pagi hari dengan durasi hujan yang cukup lama, sehingga sistem drainase di beberapa kawasan tidak mampu menampung debit air secara optimal. Akibatnya, genangan air dengan ketinggian bervariasi antara 15 hingga 60 sentimeter muncul di sejumlah ruas jalan utama dan permukiman warga. Beberapa titik yang terdampak di antaranya Jalan Merdeka Raya Kuta, Jalan Praja Natha Kuta, Jalan Campuhan dan Campuhan II Legian, Jalan Nakula Gang Baik-Baik, Jalan Blong, kawasan Sunset Road depan KFC, Jalan Kunti II, Jalan Dewi Sri depan SPBU, serta Jalan Yudistira Seminyak. Genangan tersebut menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan memaksa petugas melakukan pengaturan secara situasional. Kapolsek Kuta menyampaikan bahwa sejak hujan mulai mengguyur, personel Polsek Kuta bersama unsur terkait langsung melakukan monitoring, pengamanan, serta penanganan di lokasi-lokasi terdampak guna memastikan keselamatan masyarakat dan menjaga kelancaran arus lalu lintas. Pengaturan arus dilakukan dengan menutup sementara beberapa ruas jalan yang tergenang cukup dalam, mengalihkan kendaraan ke jalur alternatif, serta memberikan imbauan kepada pengendara agar tidak memaksakan melintas di area yang berisiko. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat meminimalkan potensi kecelakaan lalu lintas dan mencegah terjadinya kepanikan masyarakat akibat kondisi cuaca ekstrem.

Selain genangan di jalan raya, tingginya curah hujan juga menyebabkan peningkatan debit air di sepanjang aliran Sungai atau Tukad Mati yang melintasi wilayah Kelurahan Legian dan Kuta. Kondisi tersebut meningkatkan potensi luapan air ke kawasan permukiman di sekitar bantaran sungai. Untuk mengantisipasi dampak lanjutan, petugas gabungan dari Polsek Kuta, BPBD Kabupaten Badung, serta instansi terkait melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan ketinggian air. Upaya penanganan dilakukan dengan penyedotan air menggunakan pompa di sejumlah titik genangan serta menyiagakan perahu karet milik BPBD sebagai langkah kesiapsiagaan apabila diperlukan evakuasi warga. Hingga saat ini, pihak kepolisian memastikan tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka akibat peristiwa tersebut, meskipun sejumlah aktivitas masyarakat sempat terganggu. Situasi di lapangan terus dipantau secara berkala untuk memastikan kondisi tetap terkendali, terutama apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. Kapolsek Kuta juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, menghindari melintasi genangan air yang cukup dalam, serta segera melaporkan apabila terjadi keadaan darurat melalui Call Center Polri 110. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah preventif agar masyarakat dapat mengantisipasi risiko yang ditimbulkan oleh banjir dan genangan, sekaligus mendukung upaya aparat dalam menjaga keamanan dan keselamatan bersama. Polsek Kuta menegaskan akan terus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait hingga situasi benar-benar kembali normal.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *